Warga Jakarta, Catat! Sensus Ekonomi 2026 Resmi Berakhir 31 Agustus, BPS Pastikan Data Aman dari Pajak

Warga Jakarta, Catat! Sensus Ekonomi 2026 Resmi Berakhir 31 Agustus, BPS Pastikan Data Aman dari Pajak
Petugas Badan Pusat Statistik (BPS) mendatangi kediaman Ketua MPR Ahmad Muzani di Jakarta Selatan, Jumat (28/8), sebagai bagian dari pendataan Sensus Ekonomi 2026.

LANSKAPBERITA.COM — Amalia menegaskan komitmen tersebut saat mendatangi Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Ahmad Muzani di Rumah Dinasnya, Jakarta Selatan, Jumat (28/8). Pendataan terhadap pimpinan lembaga negara itu menjadi simbol bahwa sensus menyasar seluruh lapisan masyarakat, termasuk pejabat publik.

Jaminan Keamanan Data dan Skema Mandiri

"Jangan khawatir, data akan kami jaga kerahasiaannya dan juga kami jamin ini tidak ada kaitannya dengan perpajakan," tegas Amalia kepada wartawan. Pernyataan ini merespons kekhawatiran pelaku usaha mikro yang kerap mengaitkan pendataan pemerintah dengan kewajiban fiskal.

Bagi masyarakat yang tidak ingin didatangi petugas, BPS menyediakan kanal pengisian mandiri. Tautan kuesioner elektronik dapat diminta langsung kepada petugas sensus yang datang ke lokasi. "Untuk masyarakat yang memang ingin mengisi secara mandiri, kami juga sudah siapkan kuesioner online dengan link-nya nanti bisa dimintakan kepada para petugas yang datang," ujarnya.

Menyasar Usaha Rumahan dan Keluarga

Wakil Kepala BPS Sonny Harry Budiutomo Harmadi menambahkan, gelaran SE2026 menyasar dua kelompok utama: pelaku usaha berbadan usaha dan keluarga. Kategori pertama umumnya telah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) dan bangunan fisik jelas, sedangkan kategori kedua menjangkau aktivitas ekonomi yang beroperasi dari rumah.

Fokus pada usaha rumahan dinilai krusial karena batas antara tempat tinggal dan lokasi produksi kian kabur. "Karena sekarang aktivitas ekonomi itu batasnya antara bangunan fisik dan rumah itu semakin nggak jelas kan. Orang bisa beraktivitas. Bukannya kita mau ngejar-ngejar urusan pajak, bukan, ini kan urusan statistik," jelas Sonny.

Dampak Bagi Pemetaan Logistik dan Distribusi

Hasil pendataan SE2026 akan menjadi fondasi bagi pemerintah dalam memetakan sebaran sentra produksi baru, termasuk home industry yang selama ini tidak tercatat dalam direktori usaha formal. Data ini relevan bagi perencanaan rute distribusi logistik, penentuan lokasi pergudangan, hingga kebijakan angkutan barang di daerah padat usaha rumahan.

Bagi pelaku industri, cakupan data yang lebih akurat akan membantu membaca potensi permintaan di tingkat mikro. Sementara bagi pengguna transportasi publik, hasil sensus turut memengaruhi perencanaan trayek angkutan kota dan kebutuhan infrastruktur penghubung antar-kawasan produksi.

Jadwal dan Cakupan Pendataan

SE2026 resmi berjalan sejak 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. Petugas BPS akan mendatangi rumah tangga dan lokasi usaha untuk memverifikasi aktivitas ekonomi yang berlangsung, termasuk kegiatan produksi skala kecil yang tidak memiliki izin usaha resmi.

BPS mengimbau masyarakat menyambut petugas yang membawa identitas resmi dan memanfaatkan kanal online bagi yang menolak kunjungan tatap muka. Seluruh data yang terkumpul akan diolah menjadi basis statistik nasional yang digunakan untuk perencanaan pembangunan lima tahun ke depan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index