Polri Berantas Impor Tekstil Ilegal, Industri Domestik Punya Harapan Baru

Kamis, 17 September 2026 | 00:53:31 WIB

LANSKAPBERITA.COM — Pengamat politik menilai keterlibatan Polri dalam memberantas impor tekstil ilegal membuka harapan baru bagi perlindungan industri dalam negeri. Penilaian itu disampaikan menyusul komitmen Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menindak praktik impor ilegal yang dinilai lama menekan pertumbuhan sektor tekstil domestik.

Menurut Karyono, impor ilegal sudah lama menjadi persoalan struktural yang menekan pertumbuhan industri tekstil domestik. Keterlibatan Polri, katanya, membuka harapan bahwa perlindungan terhadap produsen lokal tidak lagi berhenti di tataran wacana.

Impor Ilegal Dinilai Beban Struktural Industri Tekstil

"Impor ilegal telah lama menjadi faktor struktural yang secara konsisten menekan pertumbuhan industri dalam negeri. Keterlibatan Polri dalam mengatasi impor ilegal memberikan harapan baru bahwa negara serius memberikan perlindungan nyata kepada industri domestik," ujar Karyono.

Pernyataan itu menempatkan penegakan hukum sebagai bagian dari upaya menjaga daya saing sektor tekstil. Selama ini produsen lokal disebut menghadapi tekanan harga dari produk impor yang masuk tanpa prosedur resmi.

Pengawasan Publik Jadi Kunci Implementasi

Karyono menekankan pentingnya pengawasan publik terhadap pelaksanaan komitmen tersebut. Menurut dia, pengawasan menjadi bagian dari upaya menjaga agar sistem demokrasi berjalan sehat.

Mantan aktivis 1998 itu menyebut pengawasan tidak hanya soal mengawal penindakan, tetapi juga memastikan kebijakan perlindungan industri berjalan konsisten. Tanpa kontrol publik, janji penegakan hukum berisiko berhenti di tahap seremonial.

Harapan bagi Pelaku Usaha Tekstil Dalam Negeri

Bagi pelaku usaha tekstil dalam negeri, langkah Polri dinilai memberi ruang tumbuh yang lebih adil. Karyono menyebut perlindungan nyata dari negara menjadi prasyarat agar industri domestik bisa optimistis menghadapi persaingan.

Dia tidak merinci bentuk pengawasan yang diusulkan. Namun penekanannya pada transparansi menunjukkan implementasi di lapangan akan menjadi ujian utama komitmen tersebut.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari Polri soal bentuk operasi atau target penindakan impor tekstil ilegal. Publik menunggu tindak lanjut nyata dari komitmen yang disampaikan Kapolri.

Terkini