PGN Targetkan Peningkatan Volume Niaga Gas Bumi Hingga 877 BBTUD pada 2026 untuk Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Kamis, 12 Maret 2026 | 08:39:13 WIB
PGN Targetkan Peningkatan Volume Niaga Gas Bumi Hingga 877 BBTUD pada 2026 untuk Dukung Pertumbuhan Ekonomi

JAKARTA - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) menargetkan volume niaga gas bumi mencapai 877 billion British thermal unit per day (BBTUD) pada 2026. Angka ini menunjukkan kenaikan sekitar 4% dibandingkan dengan pencapaian tahun sebelumnya, seiring dengan meningkatnya permintaan gas dari berbagai sektor industri.

Kenaikan tersebut diperkirakan terjadi berkat pertumbuhan permintaan gas yang signifikan dari kawasan industri, khususnya di wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah. Fokus PGN pada tahun ini adalah penguatan operasional guna mendukung ekspansi layanan yang lebih luas.

Penguatan Infrastruktur untuk Menopang Pertumbuhan Permintaan Gas

Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, menjelaskan bahwa perusahaan akan memperkuat operasional dan memperluas layanan untuk mendukung pertumbuhan permintaan gas bumi. Menurutnya, penguatan ini sangat penting sebagai investasi jangka panjang untuk memastikan keandalan pasokan gas kepada pelanggan.

Pada tahun 2026, PGN berfokus pada pengembangan infrastruktur yang dapat mendukung ekspansi jaringan gas dan meningkatkan kapasitas pengadaan gas. Beberapa proyek strategis yang telah dan akan dikerjakan mencakup penguatan transmisi dan distribusi gas, serta fasilitas regasifikasi untuk memperkuat kapasitas layanan.

Peningkatan Infrastruktur Pipa dan Regasifikasi Gas

PGN saat ini tengah mengembangkan sejumlah proyek besar untuk memperkuat jaringan distribusi gas. Salah satunya adalah proyek pipa Cikampek–Plumpang yang diharapkan dapat menghubungkan kawasan industri dengan sumber pasokan gas yang lebih efisien dan handal.

Selain itu, perusahaan juga berencana menambah jalur pipa distribusi Sei Mangkei untuk meningkatkan kapasitas distribusi gas ke wilayah yang semakin berkembang. Fasilitas penyimpanan dan regasifikasi LNG juga menjadi fokus utama dalam mendukung ketersediaan energi yang lebih terjangkau dan stabil.

Perluasan Jaringan Gas Rumah Tangga dan Akses Energi Masyarakat

PGN tidak hanya fokus pada sektor industri, tetapi juga berusaha memperluas jaringan gas rumah tangga (jargas) di berbagai daerah. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan akses energi yang lebih bersih dan efisien bagi masyarakat, terutama di wilayah Sumatera dan Jawa.

Dalam rangka mendukung ekspansi ini, PGN akan mengembangkan lebih banyak infrastruktur jargas untuk memastikan bahwa semakin banyak rumah tangga yang dapat menikmati manfaat penggunaan gas bumi. Ini juga mendukung upaya pengurangan ketergantungan pada energi berbasis fosil.

Distribusi Gas Beyond Pipeline Melalui CNG dan LNG

PGN juga berupaya untuk mengembangkan skema distribusi gas beyond pipeline. Beberapa metode distribusi yang akan diperkenalkan termasuk penggunaan compressed natural gas (CNG) cylinder, LNG hub retail, dan sistem trucking serta vertical gas liquid (VGL) tank.

Dengan pendekatan ini, PGN dapat menjangkau daerah-daerah yang tidak terhubung langsung dengan jaringan pipa, sehingga meningkatkan akses gas bumi ke area yang lebih luas. Hal ini juga akan membantu memenuhi kebutuhan energi sektor transportasi dan kelistrikan di wilayah yang lebih terpencil.

Optimasi Infrastruktur LNG dan Pengembangan di Indonesia Timur

Selain memperkuat infrastruktur di pulau Jawa dan Sumatera, PGN juga berencana melakukan ekspansi fasilitas LNG di wilayah Indonesia timur. Langkah ini bertujuan untuk mendukung sektor kelistrikan di kawasan tersebut yang terus berkembang pesat.

Fasilitas hub dan storage Arun yang kini sudah dilengkapi dengan sistem keamanan yang lebih baik akan menjadi pusat distribusi LNG di wilayah Indonesia timur. Hal ini menunjukkan komitmen PGN untuk terus menjaga keberlanjutan pasokan energi dan memperkuat kapasitas layanan gas bumi di seluruh Indonesia.

Terkini