Strategi PT Selamat Sempurna Hadapi Lonjakan Permintaan Produk Otomotif Saat Ramadan dan Lebaran 2026

Jumat, 20 Februari 2026 | 12:20:18 WIB
Strategi PT Selamat Sempurna Hadapi Lonjakan Permintaan Produk Otomotif Saat Ramadan dan Lebaran 2026

JAKARTA - PT Selamat Sempurna Tbk (SMSM) menilai periode Ramadan dan Idulfitri tetap membawa sentimen positif terhadap permintaan produk aftermarket perusahaan. Meski demikian, dampaknya tidak terlalu signifikan secara persentase dari tahun ke tahun.

Wakil Direktur Utama SMSM, Ang Andri Pribadi, menjelaskan bahwa lonjakan mobilitas masyarakat, terutama saat arus mudik, biasanya mendorong pemilik kendaraan untuk melakukan pengecekan dan persiapan. Kondisi ini otomatis meningkatkan permintaan melalui jaringan distribusi SMSM di berbagai daerah.

Potensi Permintaan Produk Aftermarket di Tahun 2026

“Untuk tahun 2026, perusahaan melihat momentum Ramadan–Idulfitri tetap berpotensi memberikan kontribusi positif terhadap permintaan domestik,” kata Ang, Kamis, 19 Februari 2026. Peningkatan ini sejalan dengan meningkatnya aktivitas kendaraan selama periode mudik dan perjalanan libur Lebaran.

Ang menambahkan, kenaikan permintaan umumnya terjadi di segmen aftermarket, khususnya produk yang berkaitan dengan perawatan kendaraan dan kesiapan operasional. Namun, peningkatan tersebut bersifat moderat dan tidak menunjukkan lonjakan besar dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Strategi SMSM Menyambut Periode Ramadan–Lebaran

Untuk menghadapi periode Ramadan–Idulfitri 2026, SMSM telah menyiapkan berbagai strategi operasional. Perusahaan memastikan ketersediaan stok produk tetap aman dan proses produksi berjalan tanpa hambatan.

Selain itu, koordinasi dengan jaringan distribusi diperkuat agar produk dapat didistribusikan secara merata ke seluruh wilayah. Langkah-langkah ini diharapkan mampu mengoptimalkan peluang dari peningkatan aktivitas kendaraan, sekaligus menjaga kualitas layanan bagi pelanggan setia SMSM.

Pergerakan Saham dan Sentimen Pasar

Hingga akhir perdagangan Kamis, 19 Februari 2026, saham SMSM berada di level Rp 1.825 per saham atau menguat 1,67% dibandingkan hari sebelumnya. Secara akumulatif sejak awal tahun, harga saham ini telah naik sebesar 4,58%, mencerminkan sentimen positif investor terhadap perusahaan.

Sentimen ini sejalan dengan ekspektasi pasar terhadap kontribusi musim mudik terhadap penjualan produk aftermarket. Investor menilai perseroan mampu menjaga kinerja meski lonjakan permintaan tidak terlalu besar secara material.

Optimisme Jangka Panjang dan Fokus Layanan Pelanggan

SMSM menekankan pentingnya kesiapan stok dan kelancaran rantai pasok sebagai kunci menjaga kepuasan pelanggan. Optimisme perusahaan tidak hanya fokus pada momen Ramadan–Idulfitri, tetapi juga pada pertumbuhan jangka panjang pasar otomotif domestik.

Langkah-langkah ini menunjukkan strategi SMSM yang tidak hanya reaktif terhadap momen musiman, tetapi juga proaktif membangun fondasi untuk pertumbuhan berkelanjutan. Dukungan distribusi yang kuat diharapkan mampu menahan tekanan permintaan dan menjaga loyalitas konsumen di seluruh Indonesia.

Dengan kombinasi strategi operasional, koordinasi distribusi, dan kesiapan stok, SMSM optimis dapat memanfaatkan momentum Ramadan–Idulfitri 2026 untuk menjaga stabilitas penjualan. Fokus ini sekaligus memperkuat posisi perusahaan sebagai salah satu pemain utama di pasar aftermarket kendaraan di Indonesia.

Terkini